Kemegahan Candi Prambanan, Yogyakarta

Kemegahan Candi Prambanan, Yogyakarta


Kapan terakhir kali kamu berkunjung ke candi-candi di Indonesia?

Dulu sewaktu kecil saya beberapa kali diajak ke Candi Prambanan bersama keluarga. Itu kira-kira belasan tahun yang lalu. Pada waktu itu saya merasa Candi Prambanan itu keren, tapi ya sudah itu saja. Bulan September 2013 kemarin saya dan beberapa teman dekat memutuskan untuk berlibur ke Jogja-Solo dan kami setuju harus menyempatkan sowan (menengok) Candi Prambanan.

Saat kami menuju Prambanan sudah hampir jam 4 sore (keasyikan mampir di Doha dan jalan-jalan keliling Jogja sedari pagi), rencananya setelah dari Prambanan kami langsung melanjutkan perjalanan ke Solo. Candi Prambanan hanya buka dari jam 8.00 – 17.00 jadi kami buru-buru membeli tiket masuk yang harganya Rp 30.000 saja per-orang.

Tiket masuk Candi Prambanan

Memasuki Candi Prambanan dan berjalan diantara bangunan candi-candi yang masih berdiri megah, rasanya luar biasa. Setiap langkah dan setiap sudut pemandangan membuat saya terpukau dan berkali-kali menggumam, “Indah banget ya..megah..” ada kebanggaan dan kekaguman yang saya rasakan, yang dulu sewaktu kecil mungkin belum saya pahami. Kami langsung berpencar dan menikmati semua sudut Prambanan masing-masing. Saya berjalan perlahan-lahan menyusuri jalanan berpasir, benar-benar menikmati dan meresapi setiap sisi candi-candi ini.

Saat memasuki Candi Prambanan semua pengunjung diberikan kain batik yang wajib diikatkan di pinggang

Rombongan turis yang sedang menikmati kemegahan Candi Prambanan

Rombongan turis yang sedang menikmati kemegahan Candi Prambanan

prambanan06
Sinar matahari tenggelam yang membias melalui rongga candi-candi Prambanan

Sinar matahari tenggelam yang membias melalui rongga candi-candi Prambanan

Bagian belakang (pintu keluar) Candi Prambanan

Bagian belakang (pintu keluar) Candi Prambanan

Sisi belakang Prambanan yang sudah hancur

Sisi belakang Prambanan yang sudah hancur

Area taman di jalan keluar Candi Prambanan

Area taman di jalan keluar Candi Prambanan

Sunset di Candi Prambanan

Sunset di Candi Prambanan

Ternyata datang agak sore justru menguntungkan karena kami jadi berkesempatan menikmati sunset yang sangat indah di Candi Prambanan. Sayangnya kami tidak sempat menuju ke Candi Ratu Boko yang letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan (disediakan shuttle) yang katanya sunsetnya jauh lebih bagus lagi disana.

Kunjungan ke Candi Prambanan ini lumayan menuntut kondisi fisik dan kemampuan jalan kaki yang prima. Saya dan teman-teman termasuk cukup kuat jalan kaki, meskipun hanya berkeliling selama kurang lebih 1 jam rasanya lutut sudah mau lepas dan badan sudah kucel oleh keringat dan bau matahari. Saya sangat menyarankan membawa topi dan sunglasses. Ditambah lagi di dalam tidak ada penjual minuman jadi disarankan membawa air minum sendiri karena udara cukup panas meskipun sore hari.

Saya sangat bersyukur sempat merasakan kemegahan Candi Prambanan lagi meskipun bukan sedang saat acara khusus seperti Sendratari Ramayana, karena justru jadi bisa merasakan menjelajah ke dalam candi-candinya. Perasaan berada diantara kemegahan tradisi dan keajaiban Indonesia saat mengunjungi Candi Prambanan ini akan selalu saya rindukan.

Kapan terakhir kali kamu berkunjung ke candi-candi di Indonesia?

+ There are no comments

Add yours