Main Tepung di Pantai Bukan Cuma Impian, Belitung Has It All!

Main Tepung di Pantai Bukan Cuma Impian, Belitung Has It All!


Setelah beberapa tulisan sebelumnya kita cuma ngomongin soal tempat liburan yang deket-deket aja, sekarang waktunya kita jalan-jalan lagi balik ke pantai. Sebagai pecinta berat pantai yang tumbuh besar di daerah pesisir pantai, gue selalu punya urgency untuk liburan ke pantai setidaknya 2-3 kali dalam setahun. Biasanya Bali, Lombok, Palu (sekalian pulang kampung), selalu ada di daftar wajib kunjungan setiap tahunnya. Tapi kali ini gue pingin ngunjungin pantai lain yang belum pernah gue kunjungin. Setelah riset dan tanya kesana kesini, gue tertarik sama Belitung. Temen-temen gue juga udah mulai banyak yang koar-koar betapa Belitung ini pantainya indah banget.Sekilas soal Belitung, Belitung ini pulau yang terletak di sebelah timur pantai Sumatera. Pulau yang nama lainnya adalah Billiton ini juga terkenal sebagai penghasil lada putih dan timah putih. Pulau ini mulai dikenal sebagai tempat pariwisata sejak film Laskar Pelangi, yang diangkat dari buku berdasarkan kisah nyata yang ditulis oleh Andrea Hirata, mulai tayang dibioskop-bioskop. Berdasarkan rekomendasi beberapa temen, gue putuskan buat sewa jasa tur di belitungisland.com. Karna ini tempat yang belom pernah gue kunjungi, alangkah baiknya kalo gue gak planga-plongo begitu sampe sana, dan ternyata paket tour belitungisland.com itu sangat memuaskan sih buat gue. Mereka akan bantuin lo pilih flights, pilihan tempat nginep, kasih opsi jadwal kegiatan mau ngapain aja, rental mobil, sampai jawal makan besar dan snacking. Paket yang ditawarkan udah termasuk tiket pesawat Jakarta-Belitung-Jakarta, antar-jemput bandara, hotel 3 hari 2 malam, biaya makan 3 kali sehari dan snack 2 kali sehari, biaya kapal untuk hopping islands, private tour guide, dan rental mobil selama di Belitung, semuanya untuk minimal 2 orang, gue bayar sekitar Rp. 3.500.000++, diluar tip buat mas-mas baik hati yang rela jadi tour guidenya, dan makan siang di hari terakhir. Yang paling gue suka sih pengaturan jadwal jalan-jalannya yang gak saklek sama sekali, jadi bisa kita sesuaikan mau kemananya kapan. Fleksibel lah.

Buat gue kota ini masih tegolong sepi banget. Jangankan dibandingin sama Jakarta, sama Solo aja masih kalah sepi. Di Belitung ini jam 7 malam aja jalanan udah sepi banget. Kaya gak ada tanda-tanda kehidupan. Jadi kalo memang ke Belitung, jangan mikirin bakalan ada rave party atau kegiatan club hopper layaknya di Bali atau Gili. Pasrah aja kegiatan malemnya nongkrong di kamar hotel sambil makan. Tapi yang gue salut banget dari Belitung, penduduknya bersih banget. Keliatan banget kalo mereka bener-bener perduli dan ngerawat linkungan sekitarnya. Kalian bakalan jarang banget liat sampah-sampah yang bertebaran, bahkan rumput atau daun-daun gugur pun hampir gak ada. Pasir-pasir debu dijalanan pun gak ada, jadi jalanan kesannya bersih banget. Warganya sangat ngerawat lingkungan masing-masing. Keren deh!

Tapi jangan kecewa, semua kehebohan malam hari yang gak available disini, tergantikan sama pantai-pantainya dan pemandangan yang super canggih!

8764552282_7f6c375177_z

Pantai-pantai di Belitung ini identik banget sama batu-batu yang luar biasa gedenya. Agak lupa deh penjelasan kenapa pantai-pantainya bisa dipenuhi sama batu-batu segede raksasa ini. Bahkan ditengah-tengah laut, ada beberapa pulau yang terdiri hanya dari susunan batu-batu segede gaban ini. Selain itu, pasir pantainya donk, halus banget! Bener-bener kayak tepung!

8764321770_d2f1712496_b 8764578478_e8f524c04e_b

Here’s some story about the beaches and the islands that we visited.

  • 8764481972_4fd6eca33f_zPantai Tanjung Tinggi. Ini pantai pertama yang gue datengin. Yang paling seru disini adalah, kita bisa manjat ke atas batu-batu besar yang ada di sebelah kiri ujung pantai. Pemandangan dari atas puncak batu ini luar biasa banget! Saran aja sih, kalo kesini coba siap-siap bawa sepatu keds deh. Lumayan biar lebih mantep manjat-manjat batunya. Gue pas manjat cuma pake sendal jepit yang akhirnya gue copot biar gak kepleset. Ngeri mamen, batunya tinggi bener! Oh iya, disini kita gak bisa berenang di pantainya, karna ombaknya gede. Ada sih beberapa tempat dibelakang batu yang gak nyambung langsung sama laut lepas, tapi kurang seru karna agak sedikit ketutupan si batu-batu pemandangannya.

    8764450738_46e96da194_z

  • Pantai Tanjung Kelayang. Pantai ini kayanya jadi pusatnya kapal-kapal berlabuh. Disepanjang bibir pantai banyak banget kapal-kapal nelayan dan kapal angkut penumpang lagi ditambat. Walaupun rame sama kapa-kapal, tetep aja pantainya terbilang sepi. Kegiatan paling gue suka disini? Tidur dibawah pohon, sambil baca buku, trus ketiduran sambil denger suara ombak dan ditiup angin. Pas hari ke 2 jadwal kita hopping islands juga berangkat naik kapalnya dari sini.8764154742_1a60ce91d6_b
  • Pulau Lengkuas. Pulau ini wajib banget dikunjungin kalo kita ke Belitung. Emang keren banget sih! Hampir seluruh pulau dikelilingin sama batu-batu raksasa. Pulau ini punya mercusuar tua, yang dibangun sekitar tahun 1882, dan hebatnya sih, mercusuar ini masih berfungsi sampe sekarang. Kalian wajib sih naik sampai ke atas mercusuar ini. Lumayan penuh perjuangan, siang-siang, panas, manjat-manjat tangga sebanyak 17 lantai. Luar biasa ngos-ngosannya, tapi pemandangannya worth it banget! Siapin uang Rp.10.000 untuk bayar masuk kedalam mercusuarnya ya. Kegiatan snorkelingnya juga dideket-deket pulau ini kok, karna terumbu karangnya rame dan cantik, nanti keliatan deh dari atas mercusuarnya. Oh, satu lagi, banyak tempat berenang di sela-sela bebatuan juga disini, tapi lebih seru dibandingin sama Pantai Tanjung Tinggi, soalnya pemandangannya masih keliatan, jadi kaya kolam renang dengan view fantastis gitu.8764245146_4179c8e44b_b 8764198968_874ceb4f59_b

    8764063292_2aed26a95c_b

  • Pulau Garuda. Gue gak mampir ke pulau ini, karna emang kapalnya gak bisa merapat kesana, batu disekelilingnya gede-gede banget, kecuali mau berenang dikit buat kesana, which is gue gak mau waktu itu. Baru juga meluncur udah disuruh nyemplung, jadi kita cuma sekedar lewat aja. *pemalas* *evil smirk*8764376290_0c16473e97_b
  • Pulau Burung. Sayangnya foto pulaunya hilang. Sejauh ini Pulau Burung ini adalah pulau kecil dengan lahan hijau yang paling banyak, dan pantainya paling tenang dibanding yang lain, daaaan banyak bintang laut kecil-kecil di pinggiran pantainya. Lucu deh!8762849657_3a9a6bf281_b

    8764067650_676fb566e7_b

  • Pulau Babi. Di Pulau Babi ini yang paling keren adalah sekumpulan bintang lautnya. Bedanya sama bintang laut yang ada di Pulau Burung, kalau di Pulau Burung bintang lautnya kecil-kecil dan warnanya abu-abu, disini gede-gede banget dan warnanya Oranye! Banyak banget dan bisa dipengang, dan foto-foto. *Teteup yee*8762844213_0e92b2f5e8_b
  • Pulau Pasir. Pulau seiprit yang diameter pulaunya hanya sepanjang 15-20m, yang hanya terdiri dari pasir, plus cuma bisa keliatan saat air surut atau setelah jam 4 sore. Pemandangannya luar biasa cantik banget lah.
    8764128244_f5db5a20fe_b
  • Pantai Bukit Berahu. Pantai ini letaknya masih ada di pulau utama Belitung, mau liat sunset cantik harus banget nih kesini. Sepi dan tenang banget buat tidur-tiduran nungguin sunset. Pasir pantainya itu loh, bener-bener bikin gue gak pake-pake sendal selama di hampir semua pantai di Belitung. Tapi disini favorit gue banget. Pasirnya dingin! Sangking sukanya sama tempat ini, gue balik lagi 2 hari berturut-turut buat nikmatin sunsetnya.
    8764419388_cf9264df7f_b
    8764418684_d8a3410651_b
    8764421734_ff3ba2d093_b

The food? Wah makanan, khususnya seafood, enak dan murah banget disini. Mungkin udah tipikal daerah pesisir pantai kali ya. Jadi seafoodnya pun masih seger. Ada hal yang selalu gue temukan disetiap tempat makan di Belitung. Sup Gangan which sup yang isinya daging ikan segar rasanya manis asam dan sedikit pedas, plus minuman perasan jeruk limau yang gue lupa banget namanya apa. Jangan lupa untuk makan kepiting ya!

tumblr_inline_mibifeo7vU1qz4rgp

Jadiiii, beach hunters, wajib banget deh dateng ke Belitung. Cobain gegulingan di pasir tepungnya Belitung, dan taruhan sama gue, kalo kalian pasti bakalan jatuh cinta dan mau lagi balik kesini buat alasan yang sama.

Tips:
1. Coba rencanain perjalanan kalian diantara bulan Juni-Agustus. Bulan-bulan ini mataharinya lagi bagus-bagusnya dan kemungkinan hujan kecil, tapi mungkin lautnya akan relatif lebih berombak dibanding bulan Februari-Maret.
2. Coba siapin sepatu keds ya, just in case kalian akan penasaran manjat-manjat batu.
3. Waktu itu gue gak sempet jalan-jalan ke sisi lain pulau utama, coba minta tour guide atau masyarakat setempat untuk nganterin kalian kesana. Ada beberapa tempat yang bagus untuk dikunjungi. Jangan lupa cobain kopi arang yang katanya enak banget. Bagi-bagi yah ceritanya ke TurisLokal ;).
4. Ada hotel yang super menarik disana tapi selalu aja penuh. Letaknya pas dipinggir pantai dekat Pantai Tanjung Kelayang. Namanya Lor-In. Untuk yang tidak merencanakan untuk backpacking, sebailknya hotel ini dipertimbangkan juga.

Liat foto-foto lengkapnya disini.

 

aAmalia

4 Comments

Add yours
  1. 1
    Arinsa Garnetta

    Ah, keren ngebahasnya ! Gue juga jatuh cinta sama Belitung. Kalau memang punya banyak waktu, jangan lupa mampir ke Belitung Timur. Relatif lebih sepi sih, tapi paling nggak berkunjung ke kampungnya Ahok hehehe. Oh iya, nama jeruknya : jeruk kunci, Ul ! ;p

    • 2
      Aulia Amalia

      Ah iya Arin, namanya Jeruk Kunci! Terima kasih loh! Hahahaha. Lupa banget. Ayo donk kirim tulisan soal Belitung Timur ke hello@turislokal.info. Gue gak sempet ke Belitung Timur, nanti ah mau balik lagi terus kesana. :D

+ Leave a Comment